TON Wallet Launches in U.S., Bringing Telegram-Integrated Crypto to Millions of Users

Telegram has rolled out a new crypto feature, dubbed TON Wallet, to users in the United States, enabling people to send, receive, and store digital assets directly within the messaging app.

The feature, built on The Open Network (TON) blockchain, is available directly within the Telegram app and does not require any additional downloads or extensions, according to a press release viewed by The Defiant.

Users can send and receive crypto like Tether’s USDT stablecoin, Toncoin (TON), and even non-fungible tokens (NFTs) directly in chats. It also includes built-in tools for viewing market charts, analyzing tokens, and making low-fee swaps through Ston.fi, a decentralized exchange (DEX) built on the TON blockchain with a total value locked (TVL) of $65 million.

To continue reading this as well as other DeFi and Web3 news, visit us at thedefiant.io

4,43 rb
0
Konten pada halaman ini disediakan oleh pihak ketiga. Kecuali dinyatakan lain, OKX bukanlah penulis artikel yang dikutip dan tidak mengklaim hak cipta atas materi tersebut. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak mewakili pandangan OKX. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai dukungan dalam bentuk apa pun dan tidak dapat dianggap sebagai nasihat investasi atau ajakan untuk membeli atau menjual aset digital. Sejauh AI generatif digunakan untuk menyediakan ringkasan atau informasi lainnya, konten yang dihasilkan AI mungkin tidak akurat atau tidak konsisten. Silakan baca artikel yang terkait untuk informasi lebih lanjut. OKX tidak bertanggung jawab atas konten yang dihosting di situs pihak ketiga. Kepemilikan aset digital, termasuk stablecoin dan NFT, melibatkan risiko tinggi dan dapat berfluktuasi secara signifikan. Anda perlu mempertimbangkan dengan hati-hati apakah trading atau menyimpan aset digital sesuai untuk Anda dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Anda.